Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

IDUL ADHA 2020 PADA SAAT PANDEMI

IDUL ADHA 2020 PADA SAAT PANDEMI.


Setelah melewati hari raya idul fitri. Umat muslim akan merayakan hari Raya Idul Adha. Pada tahun 2020 ini Pemerintah telah menetapkan Idul Adha jatuh pada hari Jumat tanggal 31 juli 2020 melalui sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Idul Adha biasa disebut dengan hari raya haji atau idul qurban. Umat muslim setelah melaksanakan salat ied langsung melaksanakan pemotongan hewan qurban. Tujuannya untuk apa ? Tentu untuk mendekatkan diri kepada Allah untuk yang belum mampu berhaji. Allah berikan kesempatan kepada umatnya dengan qurban ini sebagai salah satu bentuk ketaqwaan kita kepada-Nya. Inilah makna dari qurban yang perlu kita ingat.

Berkurban hukumnya sunnah muakkad. Yakin sunah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Apalagi untuk orang-orang yang mampu. Kita bisa berqurban dengan kambing ataupun sapi. 



Idul Adha pada saat pandemi seperti ini pasti akan sangat berbeda dengan idul adha pada tahun-tahun sebelumnya.

Banyak aturan baru yang diberlakukan dalam menjalani idul adha kali ini. Semua tentu dengan tujuan yang baik. Agar kita semua tetap aman dan tenang dalam merayakan idul adha ini. 

beberapa aturan yang perlu kita perhatikan dalam perayaan idul adha tahun ini adalah :

  1. Tidak adanya takbir keliling. kalau biasanya momen takbiran keliling adalah momen paling seru dari hari raya idul adha. dimana anak-anak muda biasanya membawa obor dan bedug keliling kampung untuk menggelar takbiran keliling. ini yang disampaikan ibu Tri Rismaharini dalam melaksanakan idul adha agar sesuai dengan protokol kesehatan. begitupun dengan kapolda banten yang mengatakan akan membubarkan bila ada kerumunan.
  2. pelaksanaan sholat idul adha yang biasanya selalu di lapangan atau pun di masjid secara berjamaah. sekarang menyesuaikan dengan kondisi tiap wilayah. kalau yang sudah masuk Zona hijau tetap bisa melaksanakan sholat idul adha bersama-sama dengan cara berjarak. atau yang masih dalam wilayah Zona merah bisa melaksanakan sholat idul adha di rumah.
  3. Tidak bisa lagi berkumpul ramai-ramai menyaksikan sembelih hewan kurban. kalau biasanya ini merupakan salah satu momen yang paling disukai. apalagi untuk anak-anak ya. paling seru kalau lebih hewan-hewan kurban. sekarang tidak bisa lagi. karena kita memang harus menghindari kerumunan.
  4. penggunaan Alat potong kurban yang steril dan terpisah tiap yang bertugas. ini bertujuan untuk menghindari penyebaran virus. dan pemkot tangerang menerapkan aturan ini. dalam surat edarannya pemkot Tangerang menerapkan sistem satu orang satu alat sebagai salah satu syarat dalam penyembelihan hewan kurban.
  5. untuk yang di wilayah DKI jakarta. akan disiapkan sentral kurban idul adha di Rumah Pemotongan Hewan ( RPH ) Cakung.
  6. Gubernur  jabar Ridwan kamil mengimbau warganya agar pembagian hewan kurban dilakukan secara Door to door. agar menghindari pembagian daging yang biasanya dilakukan di masjid atau lapangan dan halaman rumah. guna menghindari perkumpulan. maka solusi dari door to Door ini adalah dengan memberdayakan para relawan dan karang taruna di tiap wilayah. agar lebih mudah.
itulah sekiranya himbauan dan anjuran yang perlu kita perhatikan dalam merayakan idul adha tahun ini. semua pasti akan merasa berbeda. tapi yakinlah semua pasti akan merasa bahagia akan perayaan ini. dan esensi serta nilai dari idul adha akan tetap sama.

Oya berbagi pengalaman yuk gimana meriahnya idul adha  di tempat kalian. Kalian bisa share di kolom komentar ya. Terima kasih. 


Sumber :
https://regional.kompas.com/read/2020/07/19/07261431/aturan-perayaan-idul-adha-di-tengah-pandemi-bagi-daging-door-to-door-hingga?page=1
chairina bawazir
chairina bawazir Assalamu'alaikum Hello everyone ! Aku rina. Ibu 2 anak yang hobi berbagi cerita dan sharing seputar pengalaman.

26 komentar untuk "IDUL ADHA 2020 PADA SAAT PANDEMI"

  1. tulisan in jadi pengingat di kala cobaan seperti pandemi saat ini tidak menyurutkan langkah untuk bisa berqurban ya kak

    BalasHapus
  2. Pilihan berqurban memang sebagian ulama mengharuskan utk menggunakan hewan ya. Semoga semua pihak berpartisipasi aktif utk menggalakkan penyembelihan sesuai dgn protokol yang sudah dianjurkan.

    BalasHapus
  3. Wah berbeda sekali qurban tahun ini ya tetap harus sesuai protokol kesehatan dengan memakai masker dan mencuci tangan

    BalasHapus
  4. Sedih karena biasanya denger takbir keliling itu semacam candu. Syahdu dan bikin terharu. Tahun ini harus tahan ego takbiran di rumah sendiri2.

    BalasHapus
  5. Aku memilih sholat idul adha di rumah jg nih kak, masih khawatir ah dgn kondisi kaya gini. Apalagi warga 1 rt ada yg positif huhu

    BalasHapus
  6. Meskipun pandemi semoga gak ganggu ke khusyukan kita untuk ibadah di idul adha ya kak

    BalasHapus
  7. Sedih ya mbak, masih harus dibatasi semuanya. Kalo saya zona merah nih. Sekalipun zona hijau, mungkin nggak ada juga yang sholat. Semoga sehat terus ya kita, aamiin..

    BalasHapus
  8. meskipun new normal, saya tetep khawatir kalo solat IED berjamaah, terus pak suami juga suka bantu motong daging hewan kurban dan bagi bagi in, saya juga khawator ga ijinin beliau ikut. dua moment IED tahun ini memang bikin sesek dada dan pengen nangis ya, hiks

    BalasHapus
  9. Mudah mudahan banyak takmir dan pengurus masjid serta panitia penyelenggara kurban yang membaca ulasan ini sebelum idul adha

    BalasHapus
  10. Kemarin-kemarin sempat berharap kalau udah Idul Adha bisa mudik...ternyata enggak bisa juga ya, hiks. Tetap dalam suasana yang berbeda nantinya, semoga tetap berkah dan para petugasnya juga dikaruniai kesehatan dan kemudahan yaa...

    BalasHapus
  11. Siapa yg menyangka ya kehidupan normal kita tiba2 langsung berubah drastis seperti ini. Semoga kita semua dlm lindungan Allah agar selalu sehat dan nyaman dlm ibadah. Aamiin

    BalasHapus
  12. Wah, iya ya. Sebentar lagi lebaran Idul Adha. Tentunya kita perlu sosialisasi cara beridul Adha dengan benar.
    Ternyata saat pandemi, jumlah berkurban masih banyak ya. Bahkan tahun ini di RT kami yang terbanyak

    BalasHapus
  13. Jauh sebelum adanya pembagian dengan door to door yang diimbau oleh Pak Ridwan Kamil, di daerah saya sudah sedari dulu membagikan daging dengan diantar ke masing-masing rumah warga.

    Stay safe mbak :D

    BalasHapus
  14. Mudah-mudahan tahun depan udah bisa bikin perayaan Idul Adha dengan lebih meriah dibanding hari ini ya mba. Aamiin

    BalasHapus
  15. gak bisa keliling takbir bawa bedug dan liat proses pemotongan hewan kurban, hiks. sedih ini, apalagi anak anak

    BalasHapus
  16. Pastinya banyak penyesuaian yang harus dilakukan, ya. Kemarin ada juga teman yang cerita, agak bingung bagaimana distribusi untuk konsumsi (snack dan minuman) bagi para petugas yang menyembelih kalau pakai jarak berjauhan begitu, perlu sumber daya tambahan jadinya.

    BalasHapus
  17. Sangat informatif kak...semoga semua mengikuti protokol yang sudah diatur ya

    BalasHapus
  18. Harus lebih bersabar lagi ya mva stelah lebaran ga bisa pulang kampung, idul adha pun jga masih harus physical distancing

    BalasHapus
  19. Idul fitri dan idul adha tahan ini memang mengajarkan kita banyak sabar untuk tidak melakukan kebiasaan2 lebaran seperti biasa ya teh :"

    BalasHapus
  20. tahun ini memang luar biasa mba, semoga tahun depan covid sudah bisa diberantas dg adanya vaksin yang efektif menyembuhkan virusnya ya mba

    BalasHapus
  21. Iya hampir sama idul adha di tempat saya juga. Masih suasana pandemi. Semua tetap memperhatikan protokoler kesehatan covid 19. Semoga pandemi ini segera berakhir. Aamiin

    BalasHapus
  22. Banyak penyesuaian yang dilakukan ya, termasuk dalam hal penyembelihan hewan kurban

    BalasHapus
  23. Saya di Jakarta tp kok sayangnya kurang merasakan penerapan aturan ini dengan tegas ya, Sholat idul Adha di masjid ada yg masih tanpa jarak, ada yg masih kumpul2 nonton penyembelihan 😥

    Semoga kesadaran masyarakan meningkat akan pentingnya memutus penyebaran covid terlepas momen istimewa idul adha ini..

    BalasHapus
  24. Memang idul adha saat pandemi ini berbeda sekali ya kak. Dlu penuh riuh anak kecil melihat hewan kurban sekarang tidak ada

    BalasHapus
  25. Idul Adha ga ada takbiran, sedih juga ya mba. Bersyukurnya di daerahku boleh melaksanakan shalat ied

    BalasHapus

Berlangganan via Email